FIQIH MAHABBAH DI RUANG KELAS MANAJEMEN KURIKULUM PENDIDIKAN BERBASIS CINTA DALAM SOROTAN AL-QUR’AN DAN HADIS
Oleh: Dr. Hamdi Abdul Karim, M.Pd.I, Nova4
Layout & Desain Cover: Tim Kannov
Diterbitkan oleh:
CV. Kannov Publishing
Jl. KH. Ahmad Dahlan, RT 002/RW 003, Taratak Padang Kampuang, Payakumbuh Utara,
Sumatera Barat. Kode Pos: 26251
E-Mail: kannovpublishing@yahoo.com
viii + 122 Halaman, 18,41 cm x 26,67 cm
ISBN:
Cetakan Pertama: Januari 2026
SINOPSIS
Fiqih Mahabbah di Ruang Kelas Manajemen Kurikulum Pendidikan Berbasis Cinta dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadis
Pendidikan sering kali terjebak dalam angka, standar, dan target yang kaku, sehingga lupa akan esensi utama dari hubungan manusia, yakni Cinta (Mahabbah). Buku ini hadir untuk menggali bagaimana pengelolaan pendidikan bukan hanya tentang proses administratif, tetapi juga merupakan bagian dari ibadah yang berakar pada kasih sayang. Dengan pendekatan Fiqih Mahabbah, penulis memaparkan bahwa memimpin ruang kelas tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk mentransfer kejujuran dan semangat. Dengan mengacu pada ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, karya ini mengubah cara berpikir tentang manajemen kurikulum yang lebih manusiawi dan berlandaskan nilai keagamaan.
Poin-Poin Utama yang Dibahas:
Dasar teologis menelusuri makna kata Mahabbah dalam Al-Qur’an dan memahami bagaimana Allah SWT mengajar manusia dengan kasih sayang sebagai fondasi utama dalam pendidikan. Penyusunan kurikulum yang baru bagaimana mengatur kurikulum yang tidak hanya mengutamakan kecerdasan intelektual, tetapi juga memupuk kecerdasan emosional dan spiritual melalui kekuatan cinta. Manajemen Kelas yang empatik mengubah suasana kelas dari tempat kompetisi yang dingin menjadi lingkungan belajar yang hangat, inklusif, dan penuh rasa hormat sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW.
Hubungan guru dan murid memandang guru sebagai Murabbi yang mendidik dengan hati, serta melihat siswa bukan sekadar objek, melainkan amanah suci yang harus dilindungi martabatnya. Buku ini merupakan panduan penting bagi para pendidik, manajer sekolah, dan akademisi yang ingin mengembalikan semangat “ruh” dalam sistem pendidikan Islam. Sebuah ajakan untuk menjadikan cinta sebagai metode, dan Al-Qur’an sebagai panduan dalam membentuk generasi yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga lembut secara batin.

Post a Comment